Prabowo Subianto Takut Dikriminalisasi Jika Maju Pilpres 2019

Prabowo Subianto Takut Dikriminalisasi Jika Maju Pilpres 2019

Agen Live Casino – Partai Gerindra belum mengusung nama Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019. Alasannya adalah karena jika cepat-cepat diumumkan deklarasi dan cawapres Prabowo, Gerindra takut dikriminalisasi.

“Kok kenapa hanya Prabowo Subianto saja yang selalu di desak-desak untuk deklarasi, kan aneh. Lah saat ini  saja dari Joko Widodo belum melakukan deklarasi padahal sudah begitu banyak parpol. Ayo donk jangan hanya mendesak orang tapi sendirinya masih belum menentukan cawapresnya,” ungkap  Waketum Gerindra Arief Poyuono.

“Kami semua tau apa ya akan dilakukan oleh lawan-lawan kami jika kami cepat cepat mengumumkan Prabowo dan cawapres dan parpol-parpol dan timsesnya yang akan mengusung Prabowo nanti. Kita semua tau pasti akan ada kriminalisasi oleh pihak kompetitor kita dan itu sangat pasti. Makanya saat ini kami belum mau memutuskan terlalu cepat. Agen Live Casino

Poyuono menegaskan Prabowo pasti dideklarasikan sebagai calon presiden. Soal kriminalisasi, Poyuono mengungkit contoh kasus partai yang disebutnya berwarna biru.

“Apabila sudah saatnya nanti, pasti kita deklarasi dan langsung melakukan pendaftaran. Nanti seperti parpol yang berwarna biru lagi yang lagi ketar ketir dengan kasus korupsinya yang hampir terbongkar,” Sindir Poyuono. Agen Live Casino

Terbaru, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno menyebut deklarasi Prabowo capres tak akan digelar dalam waktu dekat. Acara pengukuhan predikat capres 2019 untuk Prabowo disebut Sandi akan dilangsungkan pada Agustus 2018.

Bagaimana dengan sikap Prabowo Subianto sendiri soal deklarasi pencapresan dirinya? “Deklarasi itu kan kalau ada tiket, kan kalau ada tiket dan juga belum tentu situasi kan berkembang ya, kita berpikir positif, sabar-sabarlah, kita cari yang terbaik,” kata Prabowo.

Prabowo Subianto Takut Dikriminalisasi Jika Maju Pilpres 2019

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *